Pelatihan di Kantor Sendiri Mengenai Peraturan Reklamasi dan Pasca Tambang


Jakarta - Pelatihan di Kantor Sendiri yang di selenggarakan di gedung Inspektorat Jenderal KESDM, senin (23/04/2012) dengan Tema : Peraturan Reklamasi dan Pasca Tambang Pelaksanaan.

PKS selama satu hari diisi oleh paparan sekaligus narasumber dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral Batubara yang diwakili oleh Kepala Seksi Lindungan Lingkungan Batubara Dr. Lana Saria, S.Si, M.Si. Sementara dari Inspektorat Jenderal KESDM dihadiri oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Drs. Iman Rochendi AK, M.M, Inspektur II Drs Winarno, Inspektur I Satry Nugraha, S.H., L.LM, dan Inspektur III Drs. Sudjoko Harsono Adi, M.M serta seluruh Auditor di lingkungan Inspektorat Jenderal.

Dalam paparannya Lana Saria memaparkan mengenai Dasar Hukum, Tata Laksana, Sanksi, dan Ketentuan Peralihan terkait peraturan reklamasi dan pasca tambang. Peraturan tersebut termuat diantaranya pada UU No.4 Tahun 2009, PP No.78 Tahun 2010, dan Permen ESDM No.18 Tahun 2008.

 

Disebutkan bahwa berdasarkan perundang-undangan yang berlaku, kegiatan pertambangan harus mempertimbangkan keseimbangan daya dukung lingkungan. Prinsip yang harus diperhatikan dalam reklamasi dan pasca tambang adalah : Lindungan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Konservasi Mineral dan Batubara. Hal ini dipertegas lagi melalui PP No.27 tahun 2012 tentang Perijinan Lingkungan bahwa IUP Eksplorasi dan IUP Operasi Produksi wajib melakukan pengelolaan lingkungan dan pemantauan lingkungan.

Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah telah mengaturnya dengan mewajibkan perusahaan untuk menyediakan jaminan reklamasi dan pasca tambang yang akan digunakan untuk menjamin pemulihan lahan pasca tambang sesuai peruntukannya. Adapun fungsi reklamasi dan pasca tambang adalah fungsi lingkungan, fungsi ekosistem dan fungsi sosial.