Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dorong Gerakan Massal Reformasi Birokrasi di seluruh Unit Kerja


Yogyakarta - Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM mengadakan kegiatan Panel I Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral Tahun 2019 di Swiss Bellboutique Yogyakarta. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 11 s.d. 13 Maret 2019 ini dihadiri oleh Sekretariat Jenderal KESDM Ego Syahrial, Inspektur Jenderal KESDM Akhmad Syahroza, Tenaga Ahli IACM, Komite Audit, Para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan KESDM, Asesor PMPRB, Pejabat Administrator dan Pengawas, Tim Teknis, Tim Asistensi dan Counterpart RB serta undangan lainnya.

PMPRB dilaksanakan atas dasar Permenpan No 30 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Permenpan Rb No 14 Tahun 2014. Tujuan PMPRB pada setiap Kementerian/Lembaga adalah untuk menentukan besaran Indeks RB sebagai dasar penentuan besaran tunjangan kinerja setiap Kementerian/Lembaga.

Reformasi Birokrasi (RB) diharapkan dapat menjadi gerakan massal di seluruh unit kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan berdampak pada meningkatnya indeks penilaian Reformasi Birokrasi Kementerian ESDM itu sendiri, demikian Sekretaris Jenderal KESDM,Ego Syahrial menyatakan dalam pengarahannya.

Berdasarkan evaluasi PMPRB tahun 2018, Indeks RB Kementerian ESDM adalah sebesar 76,61 atau naik dari Indeks RB KESDM Tahun 2017 Sebesar 75,89.  Inspektur Jenderal Akhmad Syahroza, meminta para asesor agar menilai secara obyektif keadaan yang dirasakan dalam proses reformasi birokrasi di unitnya masing-masing (professional judgement) agar nilai LKE tidak “over estimate”. Beliau mengharapkan dengan pengisian LKE yang obyektif, diharapkan tidak berbeda terlampau jauh antara hasil asessment mandiri dengan hasil validasi dari Tim Kementerian PAN-RB.