Paparan Hasil Pengumuman Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK)


 

Purwokerto, 26-28 November 2012

Inspektorat Jenderal KESDM telahmenyelenggarakanKegiatanPenilaianInisatif Anti Korupsi (PIAK), denganacaraPaparanhasilpengumuman PIAK yang dihadiriolehseluruh Unit Eselon 1 di LingkunganKementerianEnergidanSumberDaya Mineral, BPH MigasdanDewanEnergiNasional (DEN). Dari peserta PIAK tahun 2012 tingkat pusat 23 Kementerian/Lembaga, untuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menduduki urutan

 

ke 3 dari Peringkat 5 besar, sebagai berikut.

 

 

PIAK Instansi Pusat: Peringkat 5 Besar

 

Peringkat

Kementerian/Lembaga

Nilai PIAK 2012

1

KementerianPerhubungan

7,65

2

KementerianPerdagangan

7,49

3

Kementerian ESDM

7,23

4

KementerianDalamNegeri

6,99

5

KementerianKehutanan

6,99

 

Nilai PIAK tahun 2012 pada Kementerian ESDM yang dihitung berdasarkan nilai rata-rata PIAK dari seluruh peserta PIAK Unit Utama di Lingkungan KESDM dengan nilai 7,23. Nilai PIAK tersebut telahberada di atas nilai standar minimum Inisiatif Anti Korupsi yang ditetapkanoleh KPK, yaitu 6,00.

LatarBelakang PIAK 2012 :

  • Inspektoral Jenderal KESDM berkoordinasi dengan KPK mengawal pelaksanaan PIAK di lingkungan KESDM
  • PIAK merupakan pengembangan/modifikasi dari Anti-corruption Initiative Assessment (AIA) yang dibuat oleh lembaga anti korupsi Korea Selatan (Anti-corruption and the Civil Right Commission-ACRC) sejaktahun 2002
  • Mendukung Upaya Pencegahan dan Percepatan Pemberantasan Korupsi dengan mengunakan Indikator PIAK yang ditetapkan KPK

Tujuan PIAK 2012 :

  1. Memastikan dan mendorong tiap unit utama memiliki inisiatif dan komitmen yang kuat terhadap upaya pencegahan korupsi di lingkungan KESDM
  2. Menilai kemajuan setiap unit utama dalam rangka upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan KESDM
  3. Sebagai Bahan Pertimbangan Pimpinan untuk persiapan keikutsertaan PIAK 2013 yang diselenggarakan oleh KPK