Akselerasi nilai SPI lewat Sosialisasi, Itjen Kementerian ESDM Gandeng KPK

Selasa, 4 Juni 2024 - Dibaca 125 kali

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyelenggarakan Sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI), Hasil SPI Tahun 2023, dan Persiapan Pelaksanaan SPI Tahun 2024 dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sosialisasi diikuti oleh seluruh Pejabat Eselon I dan II Kementerian ESDM pada Selasa (4/6/2024) di Ruang Sarulla Gedung Chairul Saleh Kementerian ESDM Jakarta guna meningkatkan kesadaran risiko korupsi dan perbaikan sistem anti korupsi.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan bahwa terjadi penurunan dari hasil SPI tahun 2023, sehingga diperlukan perbaikan menyeluruh secara bersama-sama, bersinergi dan berkolaborasi dari semua lini. Setiap pimpinan tinggi bertanggung jawab untuk menyusun rencana aksi yang implementatif dan langkah-langkah strategis dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi pada seluruh bidang tugas yang akan berdampak pada penilaian stakeholder.

"Nilai indeks SPI Kementerian ESDM sebesar 66,57, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sehingga saya menginstruksikan seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi di lingkungan Kementerian ESDM agar memanfaatkan pelaksanaan SPI Tahun 2024 untuk membangun kembali citra Kementerian ESDM," imbuhnya.

Arifin menambahkan bahwa aspek monitoring yakni transparansi, merupakan aspek penting sehingga harus ditumbuh kembangkan. Semua harus transparan, bukan hanya kita sendiri tapi juga untuk masyarakat luas.

Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Bambang Suswantono melaporkan bahwa Itjen telah menjadi penghubung dalam pelaksanaan SPI dengan KPK, diantaranya melakukan sosialisasi, membantu pengumpulan responden dan mengoordinasikan penyusunan rencana aksi dan melakukan monitoring dan evaluasi tindak lanjut rekomendasi SPI yang sejak 2023 bersifat mandatori.

"Terdapat faktor koreksi dalam skor SPI Kementerian ESDM tahun 2023, yaitu sebesar 10,22 sehingga kegiatan ini dlaksanakan untuk meningkatkan pemahaman para pimpinan untuk dapat mengawal pelaksanaan SPI agar skor ESDM di tahun 2024 minimal dapat naik ke skor 73," pungkas Bambang.

Beberapa program sudah dilakukan untuk mendongkrak integritas di lingkungan Kementerian ESDM seperti pembangunan zona integritas di lingkungan Kementerian ESDM (beberapa unit kerja telah mendapatkan predikat WBK bahkan WBBM); mengikuti Pelatihan Refleksi dan Aktualisasi Integritas (PRESTASI) yang bertujuan untuk mendukung strategi pemberantasan korupsi melalui pendekatan edukasi dan telah menghasilkan Duta-Duta Prestasi yang tersebar di seluruh unit; penyelenggaraan Diklat Pemahaman Gratifikasi dalam skala besar; dan ikut serta dalam Diklat Peluit Integritas, PAKU Integritas dan sertifikasi Ahli Pembangun Integritas, serta berbagai kegiatan lainnya. (NLP)

Bagikan Ini!